Jumat, 05 November 2010


Membuat PC biasa menjadi ROUTER

Ditulis oleh kang deden di/pada 10 Juli, 2007
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.
Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
1. Install Mikrotik OS
– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
– Boot dari CDROM
– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install – OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.
II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox
Web Mikrotik
2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
Tampilan Jika Login Sukses
5. Klik IP —> ADDRESS
Setting Ip address
6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
Set IP Public
8. Ini daftar IP pada 2 ethernet
Daftar IP
9. Setting Gateway, IP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
IP Gateway dari ISP


11. Hasil ROUTING
Hasil Routing

12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS

13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)

14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK
Seting Firewall
 Setting Masquerade

INSTALLASI LINUX UBUNTU 8.04 SERVER

LANGKAH PENGERJAAN
1. Langkah Pertama adalah setting firstboot menjadi CD-Rom pada bios , kemudian masukkan CD installasi Linux Ubuntu 8.04 Servernya . hingga muncul tampilan seperti di bawah ini .
1
Pilih bahasa yang akan digunakan , misalnya saya disini memilih bahasa english karena pada umunya bahasa english yang paling sering digunakan .
2.2
Pilih menu Install ubuntu server , seperti pada tampilan di atas kemudian tekan enter.
3.3
Pada tahap ini anda diminta kembali untuk memilih bahasa yang akan digunakan , pilih bahasa English .
4.41
Pilih United States , kemudian takan enter.
5.6
Pilih No untuk mempercepat proses installasi.
6.9
Pada tahap ini system sedang melakukan proses scanning CD-Rom , di sini tidak ada yang di konfigurasi anda hanya cukup menungu sampai proses ini selesai.
10
7.11
Pada konfigurasi network ini , anda bisa mengkonfigurasi network dengan cara manual maupun DHCP . Jika anda ingin mengkonfigurasi network dengan cara manual , pilih Cancel jika tidak biarkan saja proses ini berjalan.
8.12
Pada bagian anda diminta untuk mengisi Hostname , isi Hostnamenya sesuai dengan keinginan anda . Sebagai contoh saya mengisi Hostnamenya dengan nama ” Server1″ , kemudian pilih Continue.
9.13
Tahap ini adalah tahap yang paling penting , yaiutu tahap mempartisi harddisk untuk menyimpan System yang akan di Install . ada 4 pilihan untuk mempartisi harddisk salah satunya adalah dengan cara otomatis yang menggunakan seluruh space harddisk . di sini saya menggunakan partisi secara otomatis yaitu ” Guided- Use entire Disk ” , seoerti pada tampilan di atas . tetapi agar penggunaannya lebih efisien saya sarankan untuk memilih proses partisi secara manual.
10.14
Tampilan di atas adalah jenis dan kapasitas harddisk yang ada pada PC anda yang akan di partisi.
11.15
Pilih Yes untuk menulis partisi yang telah anda buat pada harddisk anda.
12.16
Pada tahap ini System sedang melakukan proses Installing the base System , tunggu hingga proses Installasi tersebut selesai.
17
13.18
Isikan Fullname untuk user baru anda , contohnya administrator seperti pada tampilan di atas , kemudian pilih continue.
14.19
Isikan username untuk account anda , contohnya administrator seperti pada tampilan di atas , kemudian pilih continue.